Maukah Anda jika saya ajak untuk belajar “GOBLOK” ?
Jika sebelumnya saya pernah menuliskan “Antara Buruh dan Pengusaha” yang mempunyai persamaan kondisi diantara keduanya, di dalam postingan ini saya akan menunjukkan kelebihan orang goblok dari pada orang pinter.
Okey, ayo kita mulai…
Orang goblok biasanya lebih berani dibanding orang pintar.
Kenapa? Karena orang goblok sering tidak banyak pertimbangan dan tidak berfikir panjang. Dia cenderung berfikir “nothing to lose”. Sementara, orang pintar selalu banyak pertimbangan dan membuatnya menjadi lebih lamban dalam bertindak. Ini benar karena ketika saya masih merasa pintar dulu, saya tidak secepat sekarang dalam mengambil keputusan terutama untuk hal keuangan. Dan saya beruntung telah belajar menjadi orang goblok karena hasilnya sudah saya dapatkan.
Ketika orang pintar menepuh pendidikan tinggi untuk mencari kerja, orang goblok memilih membangun usaha untuk mendapatkan uang.
Maaf bukan bermaksud menjerumuskan Anda, karena saya juga pernah kuliah dan lulus dalam waktu 7 tahun tetapi akhirnya saya memilih untuk menikmati hasil sebagai orang goblok. Ternyata saya menghadapi banyak persaingan dalam dunianya orang pintar dalam mencari kerja. Suka duka saya jalani bahkan mungkin saya mengalami banyak susahnya, mengapa ? Karena saat itu saya berada dalam kondisi yang lebih buruk dibandingkan kondisi Anda saat ini (mungkin)……….
Kesimpulan dalam tulisan hari ini adalah belajar bersikap menjadi orang goblok yang melihat segala sesuatu dalam kehidupan ini dengan berfikir pendek yang positif……..



